Monday, September 17, 2012

Tempting the Best Man (Gamble Brothers #1)



Judul : Tempting The Best Man (Gamble Brothers #1)
Author : J. Lynn (Jennifer L. Armentrout's name for adult romance)
ISBN13 : 9781622669103
Edisi : Ebook, English. April 2012 by Entangled Publishing: Indulgence
Genre : Contemporary Romance, Chicklit, Adult Fiction

Madison Daniels has worshipped her brother's best friend since they were kids. Everyone thinks she and Chase Gamble would make the perfect couple, but there are two major flaws in their logic. 1) Chase has sworn off relationships of any kind, and 2) after blurring the line between friends and lovers for one night four years ago, they can't stop bickering.

Forced together for her brother's wedding getaway, Chase and Madison decide to call a truce for the happy couple. Except all bets are off when they're forced to shack up in a tacky 70’s honeymoon suite and survive a multitude of "accidents" as the family tries to prove their "spark" can be used than for more than fighting. That is, if they don't strangle each other first… -Goodreads

“It’s the truth. You are my everything. I love you. I have for longer than I realized. Please tell me my boneheadedness hasn’t screwed things up beyond repair for us.”
-Chase Gamble

Jennifer L. Armentrout dalam nama J. Lynn. Di namanya J.Lynn, Jennifer menulis romance dewasa. Aku suka banget sama Obsidian (Lux 1) dan aku berharap aku menyukai Tempting the Best Man. Kovernya gila juga--cowok narik tank-top si cewek.

Madison Daniels datang ke pesta pernikahan kakaknya, Mitch. Sayangnya, di tengah jalan, bannya kempes. Akhirnya keluarga Madison mengirim Chase Gamble untuk menyelamatkan Madison. Madison udah jatuh cinta sama Chase sejak dia kecil, tapi Chase nggak nanggepin dia pada saat itu. Kemudian, di resor tempat mereka seharusnya menginap selama weekend, ternyata ada salah teknis yang membuat Madison dan Chase harus rela tidur sekamar.

The book was...hilarious. Yet felt touchy. Lucu banget ngeliat Chase dan Madison berinteraksi. Madison berusaha berpura-pura kalau ngeliat Chase nggak bikin dia sakit hati. Di sisi lain, Chase berpura-pura cuma ngakuin Madison sebagai adik sahabatnya. Biasanya, plot kayak gini bikin aku mangkel banget. Habis kedua tokoh ada dalam posisi denial dan kadang ceritanya jadi nggak enak dibaca. Tapi Chase emang nggak terlalu nganggap serius perasaan Madison, dan karena dia sendiri bukannya tipe cowok brengsek yang emang nggak kepingin ngakuin perasaan si cewek, Chase termaafkan lah.

Madison Daniels itu witty dan selera humornya bagus. Cocoklah sama Chase yang juga seneng ngegodain Madison. Pada hari baik, Madison bisa ngebales komentar-komentar Chase ke dia. Okelah, Madison emang kerja di Smithsonian Library. Tapi dia juga bukan cewek yang ngebosenin. Malah dia bener-bener nggak kerasa kayak librarian. Chase sendiri,

Gaya penulisan Jennifer nggak membosankan. Itu yang bikin aku seneng. Tokoh-tokohnya sangat berkarakter dan juga nggak bikin bosen. Chemistry antara kedua tokoh juga kerasa banget. Tokoh-tokoh Jennifer L. Armentrout emang punya chemistry yang kuat, termasuk Katie dan Daemon. Aku sendiri emang cuma ngasih 4 bintang karena meskipun endingnya bagus banget, tapi aku nggak sreg. Kurang antiklimaks kali ya?


Sunday, September 09, 2012

Hectic Week

Semingguan ini, jujur aja aku nggak sempet buka blog.
Ada beberapa alasan.

Satu. Aku seminggu sama sekali nggak bisa baca buku apapun, karena aku ngekos di deket kampus dan aku nggak berani bawa-bawa novel terlalu banyak. Dan karena ngekos itu pulalah, aku jarang pulang dan jadi nggak bisa ganti novel--kemarin bawa Heartbreaker doang sih.

Dua. Semingguan kemarin aku ospek. Nama kerennya sih PPKMB, padahal toh aslinya juga ospek 'beradab' karena dikasih makan sama pihak kampus. Tetep aja di fakultas lain, selain Sains dan Teknologi, masih ada acara bentak-bentakan. FST masih belum ospek 'garang' begitu sih, jadi sekarang agak bisa santai-santai.

Tiga. Karena ngekos juga, laptopku aku tinggal di rumah Sidoarjo. Parah kan? Seminggu di kos aku cuma baca Heartbreaker sama tidur-tiduran aja, TV aja nggak ada kok.

Mulai besok kegiatan perkuliahan udah dimulai dengan normal. Cieeeeh, udha mahasiswa nih ceritanya. Padahal selama tiga kali weekend kita para maba (mahasiswa baru) ini bakalan dapet ospek dari BEM dan HIMA(FIsika buat aku). BTW,  aku aslinya parah banget di Fisika, kok ya masuknya Departemen Fisika. It was quickly becoming a joke between my family. Untung aja karena ospeknya cuma weekend, akhirnya aku bisa bawa-bawa laptop ke kampus. Yey! Kegiatan baca-review lanjut deeh!

Happy September guys! (meskipun agak telat juga karena sekarang tanggal sembilan)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...